Sejarah Berdirinya Shopee Yang Harus Kamu Tahu



Sejarah Shopee tidak lepas dari perkembangan marketplace di Indonesia yang sangat pesat. Shopee sendiri dikelola oleh Garena Group yang sekarang berubah nama menjadi SEA Group.

Jika dibandingkan dengan situs marketplace lainnya seperti bukalapak, tokopedia, OLX dan lain-lain, maka shopee termasuk yang termuda dan minim pengalaman. Namun dengan promosi yang gencar ecommerce ini mampu berdiri sejajar dengan pesaing-pesaing terdahulunya tersebut.

Sejarah Shopee di Indonesia dimulai pada bulan Desember tahun 2015. Prestasi marketplace ini adalah keberhasilan promosi yang dalam waktu singkat, pengguna shopee tidak kalah banyak dari para pesaingnya.

Tokoh penting di balik sejarah Shopee adalah Chris Feng pendiri dan CEO yang juga merupakan lulusan terbaik dari Universitas Singapura.

Shopee memudahkan para penjual serta pembeli dalam berinteraksi melalui fitur live chatnya. Sarana jual beli ini juga menyediakan banyak produk mulai dari gadget, fashion, kosmetik, elektronik, otomotif dan lain sebagainya.

Shopee berkantor pusat di Wisma 77 Tower 2 lantai 11, Jl. Letjen. S. Parman Kav. 77 Slipi, palmerah. Jakarta Barat, 11410.

Banyaknya pengguna Shopee, tidak lepas dari kemudahan yang ditawarkan oleh marketplace yang satu ini. Beberapa keunggulan yang ditawarkan antara lain adalah sebagai berikut.

  • Barang lebih cepat sampai
  • Shopee menawarkan banyak promo serta diskon yang pastinya digemari para pembeli
  • Memiliki fitur terdekat yang memungkinkan pembeli mencari penjual terdekat dari posisi calon pembeli berada
  • Adanya fitur beriklan bagi para penjual yang ingin produknya berada di urutan atas
  • Ada pula fitur live chat yang memungkinkan penjual dan pembeli berinteraksi mengenai produk yang dijual
  • Potensi transaksi yang cukup besar
  • Adanya fasilitas ongkir gratis dengan ketentuan yang berlaku
  • Tersedianya kategori produk yang sangat luas. Alhasil penjual bisa menjual jenis barang apa saja. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi pihak penjual.

Selain memiliki kelebihan, Shopee juga memiliki kelemahan seperti yang berikut ini:

  • Respon penjual yang terkadang cukup lama
  • Situs yang susah diakses pada jam-jam tertentu
  • Ada beberapa penjual yang tidak jujur sehingga merugikan para pembeli
  • Untuk promo ongkir gratis diberi syarat atau ketentuan yang cukup merepotkan
  • Beberapa gambar atau tampilan produk yang dianggap kurang menarik

Bagi anda yang tertarik berbelanja di Shopee, anda bisa melakukan langkah-langkah seperti yang berikut ini:

  • Langkah yang pertama adalah dengan memilih barang yang akan dibeli lalu pilih tombol Beli sekarang.
  • Jika barang yang dipesan sudah sesuai dengan keinginan, anda bisa memilih tombol Checkout
  • Pilih kurir pengiriman dan jangan lupa untuk memilih metode pembayaran. (kartu kredit atau debit, indomaret, transfer bank) Jika sudah, anda bisa pilih konfirmasi
  • Jika kurir dan metode pembayaran telah dipilih, anda bisa menekan tombol buat pesanan dan segera lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang telah anda pilih sebelumnya.
  • Di Shopee anda bisa memeriksa barang sudah dikirim atau belum melalui cek status yang terdapat di menu akun pada bagian belanjaanku. Jika terdapat tulisan masih dikemas itu artinya belanjaan anda belum dikirim.

Hingga kini marketplace online Shopee memiliki banyak pengguna setia yang berbelanja melalui aplikasi satu ini.

Terlebih bagi anda yang malas atau terlalu sibuk untuk untuk keluar rumah, anda bisa menggunakan aplikasi shopee untuk memenuhi kebutuhan harian anda.

Nah, itulah sejarah seputar Shopee yang merupakan marketplace terbesar saat ini. semoga bermanfaat.